Gulma didefinisikan sebagai tumbuh-tumbuhan yang tumbuh pada tempat yang tidak dikehendaki manusia. Hal ini dapatberarti tumbuhan tersebut merugikan baik secara langsung atau tidak langsung atau kadang-kadang juga belum diketahui kerugian/kegunaannya. Oleh karena batasan untuk gulma ini sebetulnya sangat luas sehingga dapat mencakup semua jenis tanaman dalam dunia tumbuh-tumbuhan. Jenis gulma yang tumbuh biasanya sesuai dengan kondisi perkebunan. Misalnya pada perkebunan yang baru diolah, maka gulma yang dijumpai kebanyakan dalah gulma semusim; sedang pada perkebunan yang telah lama ditanami, gulma yang banyak terdapat adalah dari jenis tahunan.
Berdasarkan
definisi subjektifnya, gulma dapat diartikan sebagai tumbuhan yang tidak dikehendaki
manusia karena tumbuh di tempat yang tidak diinginkan dan mempunyai pengaruh
negatif terhadap manusia baik secara langsung ataupun tidak langsung.
Keberadaan gulma tidak dikehendaki karena gulma mempunyai daya kompetisi yang
tinggi (ruang, air, udara, unsur hara) terhadap tanaman yang dibudidayakan,
sehingga mengganggu pertumbuhan dan menurunkan kualitas dan kuantitas hasil
panen tanaman budidaya. Selain itu, gulma sering menjadi inang sementara dari
penyakit dan parasit tanaman dan menghambat kelancaran aktivitas pertanian.
Selain memberikan pengaruh negatif, tanaman yang dapat tergolong gulma juga
mampu memberikan pengaruh positif yang menguntungkan bagi manusia. Keuntungan
tersebut antara lain mampu menyerap unsur hara tanah pada lapisan yang sangat
dalam atau dapat berfungsi sebagai pemompa unsur hara dari lapisan yang dalam
ke permukaan sehingga dapat tersedia bagi tanaman budidaya, berfungsi sebagai
perangkap parasit tanaman (preferensinya), sebagai habitat musuh alami hama
(sebagai sumber pengayaan spesies), mencegah timbulnya erosi, sumber pakan
ternak, sumber obat tradisional, bahan pestisida alami, sebagai tanaman hias,
sebagai bahan sayuran bagi manusia, dan sebagai bahan baku biogas.
Dalam
usaha mengembangkan tanaman hasil-hasil pertanian, dijumpai banyak masalah,
diantaranya ialah gangguan hama, penyakit maupun gulma. Gulma adalah salah satu
organisme pengganggu tanaman. Berbeda
dengan penyakit ataupun hama, maka gulma lebih bersifat permanen karena adanya
persaingan. Persaingan yang terjadi
antara tumbuhan pengganggu dengan tanaman budidaya umumnya berkisar pada
pemanfaatan cahaya, unsur-unsur hara, air, dan juga tempat tumbuh. Oleh karena itu, terdapat perbandingan yang
sangat mencolok jika membandingkan kebutuhan unsur hara maupun air antara
pertumbuhan satu ton gulma dengan pertumbuhan satu ton tanaman budidaya, maka
tanaman gulma lebih banyak membutuhkan unsur hara maupun air.
Gulma
antara lain didefinisikan sebagai tumbuh-tumbuhan yang tumbuh pada tempat yang
tidak dikehendaki manusia. Hal ini dapat berarti tumbuhan tersebut merugikan
baik secara langsung atau tidak langsung atau kadang-kadang juga belum
diketahui kerugian/kegunaannya. Oleh karena batasan untuk gulma ini sebetulnya
sangat luas sehingga dapat mencakup semua jenis tanaman dalam dunia
tumbuh-tumbuhan.
Jenis
gulma yang tumbuh biasanya sesuai dengan kondisi perkebunan. Misalnya pada
perkebunan yang baru diolah, maka gulma yang dijumpai kebanyakan dalah gulma
semusim; sedang pada perkebunan yang telah lama ditanami, gulma yang banyak
terdapat adalah dari jenis tahunan.Gulma yang terdapat pada dataran tinggi
relatif berbeda dengan yang tumbuh di daerah dataran rendah. Pada daerah yang
tinggi terlihat adanya kecenderungan bertambahnya keanekaragaman jenis,
sedangkan jumlah individu biasanya tidak begitu besar. Hal yang sebaliknya
terjadi pada daerah rendah yakni jumlah individu sangat melimpah, tetapi jumlah
jenis yang ada tidak begitu banyak.
Pada
umumnya dipandang dari manfaat yang didapat, tumbuhan dibagi menjadi dua yaitu,
tanaman yaitu tumbuhan yang menguntungkan dan dibudidayakan dan tumbuhan yang
merugikan. Tumbuhan yang menguntungkan disebut tanaman yaitu tumbuhan yang
dibudidayakan oleh manusia atau sengaja untuk ditanam karena mempunyai nilai
ekonomis yang menjanjikan. Sedangkan tumbuhan yang merugikan adalah tumbuhan
yang tidak dikehendaki keberadaannya. Dalam kegiatan budidaya atau dalam ilmu
pertanian, tumbuhan tersebut sering disebut dengan gulma (weed). Pengertian
gulma yang lain adalah tumbuhan yang belum diketahui manfaatnya secara pasti
sehingga kebanyakan orang juga menganggap bahwa gulma mempunyai nilai negatif
yang lebih besar daripada nilai ekonomisnya. Sehingga gulma tersebut harus
dimusnahkan dari, agar tidak menimbulkan kerugian ± kerugian yang lainnya, yang
nantinya dapat mengganggu kegiatan pertanian. Baik secara teknis, produksi,
maupun secara ekonomis.
Identifikasi
gulma adalah penentuan identitas suatu
gulma dengan menggunakan sejumlah kecil karakter yang berdasarkan hsil
penelitian merupakan cirri yang bersifat tepat untuk membedakan suatu gulma
dengan gulma lainnya.identifikasi guma merupakan proses untuk klasifikasi gulma
sampai tingkat takson tertentu : divisi,ordo,family,genus,spesies.
Cara
identifikasi gulma :
ü Membandingkan gulma tersebut dengan materi
yang telah diidentifikasi diherbarium
ü Konsultasi langsung dengan para ahli dibidang
yang bersangkutan
ü Mencari sendiri melalui kunci identifikasi
ü Membandingkannya dengan determinasi yang ada
ü Karakteristik gulma
Gulma
adalah sebagai tumbuhan yang tumbuh pada areal yang tidak dikehendaki tumbuh
pada areal pertanaman. Gulma secara langsung maupun tidak langsung merugikan
tanaman budidaya. Pengenalan suatu jenis gulma dapat dilakukan dengan melihat
keadaan morfologinya, habitatnya, dan bentuk pertumbuhanya. Berdasarkan keadaan
morfologinya, dikenal gulma rerumputan (grasses), teki-tekian (sedges), dan
berdaun lebar (board leaf). Golongan gulma rurumputan kebanyakan berasal dari
famili gramineae (poaceae). Ukuran gulma golongan rerumputan bervariasi, ada
yang tegak, menjalar, hidup semusim, atau tahunan. Batangnya disebut culms,
terbagi menjadi ruas dengan buku-buku yang terdapat antara ruas. Batang tumbuh
bergantian pada dua buku pada setiap antara ruas daun terdiri dari dua bagian
yaitu pelepah daun dan helaian daun., contoh gulama rerumputan Panicium repens,
Eleusine indica, Axonopus compressus dan masih banyak lagi. Golongan
teki-tekian kebanykan berasal dari famili Cyperaceae. Golongan ini dari
penampakanya hampir mirip dengan golongan rerumputan, bedanya terletak pada
bentuk batangnya. Batang dari golongan teki-tekian berbentuk segitiga. Selain
itu golongan teki-tekian tidak memiliki umbi atau akar ramping di dalam tanah.
Contoh golongan teki-tekian: Cyprus rotundus, Cyprus compresus. Golongan gulma
berdaun lebar antara lain: Mikania spp, Ageratum conyzoides, Euparotum
odorotum. Berdaarkan habita tunbuhanya, dikenal gulma darat, dan gulma air.
Gulma darat merupakan gulma yang hidu didarat, dapat merupakan gulma yang hidup
setahun, dua tahun, atau tahunan (tidak terbatas). Penyebaranya dapat melalui
biji atau dengan cara vegetatif. Contoh gulma darat diantaranya Agerathum
conyzoides, Digitaria spp, Imperata cylindrical, Amaranthus spinosus. Gulma air
merupakan gulama yang hidupnya berada di air. Jenis gulma air dibedakan menjadi
tiga, yaitu gulma air yang hidupnya terapung dipermukaan air (Eichhorina
crassipes, Silvinia) spp, gulma air yang tenggelam di dalam air (Ceratophylium
demersum), dan gulma air yang timbul ke permukaan tumbuh dari dasar (Nymphae
sp, Sagitaria spp).
Gulma
mampu berkembangbiak secara generatif maupun vegetatif. Perkembangbiakan gulma
secara generatif dapat melalui biji, dimana biji-biji gulma dapat tersebar jauh
karena ukurannya kecil sehingga dapat terbawa angin, air, hewan ataupun
bulu-bulu (rambut halus) yang menempel pada biji, seperti pada biji Emilia
sonchifolia, Vernonia sp, dan dapat melalui spora, dimana spora ini bila telah
matang dapat diterbangkan oleh angin. Contoh gulma ini kebanyakan dari keluarga
paku-pakuan seperti Nephrolepsis bisserata, Lygopodiu sp. Sedangkan secara
vegetatif, gulma dapat berkembangbiak dengan melalui rhizoma (akar rimpang),
yang merupakan batang beserta bagian-bagiannya yang manjalar di dalam tanah
yang kemudian membentuk individu baru, melalui tuber (umbi) yang merupakan
pembengkakan dari batang ataupun akar yang digunakan sebagai tempat penyimpanan
atau penimbun cadangan makanan, melalui stolon yang merupakan bagian batang
menyerupai akar yang menjalar di atas permukaan tanah, melalui bulbus (umbi
lapis) yang merupakan tempat menyimpan makanan cadangan tetapi bentuknya
berlapis-lapis,daun yang merupakan tempat muncul tunas menjadi individu baru,
dan melalui runner (Sulur) yang merupakan stolon yang keluar dari ketiak daun
dimana internodianya (ruas) sangat panjang dan dapat membentuk tunas pada
bagian ujung
Batasan
gulma bersifat teknis dan plastis. Teknis, karena berkait dengan proses
produksi suatu tanaman pertanian. Keberadaan gulma menurunkan hasil karena
mengganggu pertumbuhan tanaman produksi melalui kompetisi. Plastis, karena
batasan ini tidak mengikat suatu spesies tumbuhan. Pada tingkat tertentu,
tanaman berguna dapat menjadi gulma. Sebaliknya, tumbuhan yang biasanya
dianggap gulma dapat pula dianggap tidak mengganggu. Contoh, kedelai yang
tumbuh di sela-sela pertanaman monokultur jagung dapat dianggap sebagai gulma,
namun pada sistem tumpang sari keduanya merupakan tanaman utama. Meskipun
demikian, beberapa jenis tumbuhan dikenal sebagai gulma utama, seperti teki dan
alang-alang. Ilmu yang mempelajari gulma, perilakunya, dan pengendaliannya
dikenal sebagai ilmu gulma.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar